Perkawinan Adat Sunda … sesuatu yg harus aq tahu ….

Wedding Of Sundanesse

Perkawinan Adat Sunda.

 

Mempunyai keunikan tersendiri, di selenggarakan secara humor namun tidak kehilangan atmosfer sacral dan khidmat. Salah satu khas pengantin adapt sunda adalah mempelai wanita menggunakan siger – sejenis mahkota atau hiasan pada bagian kepala sebagai lambing status terhormat sebagaimana di kenakan oleh raja/ratu tanah pasundan sejak dahulu kala . Tata cara sebagai berikut ;

NGEBAKAN ATAU SIRAMAN.

Memandikan calon pengantin wanita agar bersih lahir dan batin sebelum memasuki saat pernikahan. Acara berlangsung siang hari di kediaman calon pengantin wanita. Bagi umat muslim di dahului oleh pengajian atau rasulan dan pembacaan do’a khusus kepada calon pengantin wanita. Rangakain sebagai berikut :

  • NGECAGKEUN AISAN.

Dimulai dengan calon pengantin wanita keluar dari kamar secara simbolis di gendong oleh Ibu sementara ayah calon pengantin wanita berjalan di depan sambil membawa lilin menuju tempat sungkeman. Maksud dari acara ini adalah melepas tanggung jawab orang tua terhadap anak yang akan menikah.

  • NGARAS

Berupa permohonan izin calon mempelai wanita kemudian mencuci kaki kedua orang tua dan diteruskan dengan sungkeman.

  • PENCAMPURAN AIR SIRAMAN

Kedua orang tua menuangakan air siraman yang berasal dari 7 sumber ke dalam bokor dan mengaduknya untuk upacara siraman.

  • SIRAMAN

Diiringi dengan musik kecapi suling atau shalawat nabi, calon pengantin wanita dibimbing oleh Ibu Perias menuju tempat siraman dengan menginjak 7 helai kain. Siraman pengantin wanita dimulai oleh sang Ibu, kemudian ayah, disusul oleh para sesepuh. Jumlah penyiraman ganjil 7,9 dan paling banyak 11 orang. Setelah itu Bapak calon pengantin wanita memberikan air wudhlu kepada calon pengantin dengan menggunakan air setaman yang ada di dalam kendi.

  • POTONG RAMBUT

Dilakasanakn oleh kedua orang tua, sebagai lambang memperindah diri calon mempelai wanita lahir dan batin. Selanjutnya calon mempelai wanita menjalani acara ngeningan ( di kerik dan di rias) untuk persiapan acara suapan dan seserahan.

  • REBUTAN PARAWANTEN

Sambil menunggu calon mempelai dirias, para tamu undangan menikmati acara rebutan para wanten yang terdiri dari hahampangan dan beubeutian. Para tamu juga dipersilahkan mengambil air siraman yang masih tersisa.

  • SUAPAN TERAKHIR

Pemotongan tumpeng oleh kedua orang tua calon mempelai wanita. Di lanjutkan dengan acara memberi suapan terakhir masing masing sebanyak 3 kali.

  • TANAM RAMBUT

Kedua orang tua menanam potongan rambut calon mempelai wanita di tempat yang telah ditentukan.

 

Tradisi yang pelaksanaan dengan penuh rasa humor tapi khidmat dan sacral.

mungkin yang aq tahu sampe segitu .. heeee kali aja siap siap ..

temen ada yang ngasih info nggak …

temen ada yang ngasih info nggak …

Advertisements

3 Responses to “Perkawinan Adat Sunda … sesuatu yg harus aq tahu ….”

  1. pokoknya keren, tapi lebih bagus kalo pake adat islam donk, biar modern dikit………… masa dari dulu iti terus ganti donk………………

  2. A mw nanyak nh knpa orang tua saya suah menerima orng sunda terutama cewk. soalnya ce saya enth anak garut entah mengapa ortu saya susah banget untuk menerima cewekq padahal aq saiank dan cinta ma cewekq. gmana cara,n agar cewek saya bisa diterim d keluarga/ dan keluarga saya tidak berfikir yang gak2 tentang cewek saya

  3. yang lengkap dongk……………..biar adat sunda nya tdk hilang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: