Bersabar Atas Kekurangan Pasangan

NIkahSering Terjadi, sesuatu yang manis belum tentu manis setelah kita rasakan. Begitu pula dengan kehidupan rumah tangga, tidak selamanya berlangsung tenang. Adakalanya masalah terus ada setiap hari. Penyebabya?Kurang komunikasi antara suami istri, Suami kurang ma’ruf ke istri, suami kurang perhatian kepada istri dan anak- anaknya, kurang komunikasi dengan mertua, kurang bisa mencari nafkah.

Islam telah menafikan akan adanya kemungkinan terusiknya ketentraman dalam rumah tangga. Hanya saja bagaiman seorang muslim menghadapi persoalan itu.

Keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah bukan berarti tidak akan menemukan persoalan, intinya bahwa, pernikahan ini berlandaskan islami, dengan suami dan istri membangun pernikahan untuk ibadah, membangun pilar untuk dakwah di jalan-Nya.

Manusia bukan seperti Malaikat, tidak ma’shum seperti halnya para Rasul dan Nabi, manusia mempunyai kecenderungan untuk melakukan kesalahan

Pasangan Suami, Istri pun merupakan tempat yang tidak sedikit untuk melakukan kesalahan. Karena itu, kadangkala apa yang dilakukan dan di nampakan oleh pasangan kita tidak seperti gambaran idel yang kita harapkan.Wajar kan! Dalam kondisi seperti sikap yang harus ada ada ada ada dan ada adalah Bersabar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: